Demo Buruh Tolak BBM Digelar Jumat
Ribuan buruh akan mengepung gedung DPR RI guna menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Jumat (30/3) mendatang.
"Unjuk rasa sedianya akan berlangsung Kamis (29/3) besok. Namun, karena kami dengar rapat paripurna DPR juga ditunda hingga Jumat (30/3), maka unjuk rasa kami tunda," kata Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) M Rusdi kepada Beritasatu.com, hari ini.
Dia menuturkan bahwa langkah pemerintah menaikan BBM sangat rawan bagi para buruh dan rakyat kecil. Karena itu, tegasnya, bila BBM tetap dinaikan, buruh tidak segan-segan untuk melawan kebijakan tersebut.
"Kami tidak akan pernah merasa lelah untuk melawan ketidakadilan. Sampai kapan pun akan kami perjuangkan," tegasnya.
Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan soal kegiatan aksi buruh, yang sedianya digelar Kamis besok.
"Hingga kini, kami belum menerima laporan. Jadi kami pastikan demo besok batal," ujar Rikwanto.
Rikwanto menambahkan, bahwa pihaknya tetap akan bersiaga menjaga aksi demonstrasi hingga 5 April mendatang.
"Setelah 5 April 2012, kepolisian selesai mengamankan demo BBM," terangnya.
Guna mengamankan unjuk rasa, Polda Metro Jaya menyiagakan 22 ribu personel, termasuk bantuan 8.000 anggota TNI guna mengamankan aksi kenaikan harga BBM itu.
Tak hanya menjaga aksi, polisi juga akan mengamankan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan truk tangki BBM.
Sedangkan, aparat TNI akan dilibatkan mengamankan objek vital, seperti bandara, pelabuhan, Istana Kepresidenan, DPR/MPR serta SPBU dan Depo Pertamina.