PSSI Boikot Dua Televisi Nasional
Kedua televisi tersebut selalu menganggap PSSI saat ini selalu salah.
PSSI secara resmi memboikot dua media televisi nasional, Tvone dan Antv. Karena kedua media televisi milik keluarga Bakrie itu dinilai telah melakukan pemelintiran berita yang terjadi di tubuh PSSI.
Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar di Jakarta, hari ini, mengatakan salah satu bentuk bentuk pemboikotan itu adalah tidak akan menghadiri undangan Tvone dalam acara Indonesia Lawyer Club.
"Nanti malam seharusnya saya, Pak Catur, dan Pak Finanta Rudy diundang acara itu, tapi setelah dirapatkan dengan jajaran pengurus lainnya ditetapkan kami memilih datang keundangan yang lain," katanya.
Sebagai gantinya, PSSI memilih untuk memenuhi undangan Berita Satu TV bersama pengamat sepak bola Anton Sanjoyo.
Menurutnya, selama PSSI di bawah kepengurusan Nurdin Halid bersama dengan Nirwan Bakrie, tidak ada kesalahan yang dipublikasikan. Kondisi ini berbalik dengan saat ini. Kedua televisi tersebut selalu menganggap PSSI saat ini selalu salah.
"Masih banyak media yang bisa dipakai. Tapi, meski diboikot, kedua media itu tetap bisa melakukan liputan di sini. Jika dilarang, PSSI yang salah. Semua ada aturannya," kata mantan manajer klub Persebaya Surabaya itu.
Saleh mengaku, saat ini pihaknya juga masih mengumpulkan bukti-bukti berita kedua televisi nasional itu yang dinilai tidak sesuai dengan kenyataan. Atas masalah tersebut PSSI juga berencana melakukan somasi dan melaporkan ke Komite Penyiaran Indonesia (KPI).
"Sekarang kami masih mengumpulkan bukti-bukti. Setelah semuanya lengkap baru dilakukan langkah selanjutnya," ucap Saleh, menegaskan.